Sintang, 08 November 2025
Program Studi Pendidikan Matematika dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Persada Khatulistiwa Sintang sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum dengan tema “Pesan Moral dan Kecemasan Matematis Menuju Deep Learning dalam Pembelajaran Geometri”, bertempat di Auditorium H.A. Edy Riberu, S.Pd., M.Si.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, Ibu Yunita Astikawati, SE, M.M. Kaprodi Pendidikan Matematika, Bapak Olenggius Jiran Dores, M.Pd., Kaprodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Ibu Eliana Yunitha Seran, M.Pd serta dosen dari Program Studi Pendidikan Matematika.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.30 WIB, kemudian kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB. Acara dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars STKIP yang dipandu oleh panitia pelaksana.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Penyelenggara, yaitu Kaprodi Pendidikan Matematika, Bapak Olenggius Jiran Dores, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan harapan agar kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran yang bermanfaat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan dari Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, Ibu Yunita Astikawati, SE, M.M. yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi kuliah umum oleh narasumber.
Kuliah umum ini menghadirkan Bapak Prof. Dr. Bistari, M.Pd. Guru Besar dari FKIP Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai narasumber utama. Beliau menyajikan materi kuliah umum dengan gaya penyampaian yang menarik dan interaktif. Beliau memaparkan betapa pentingnya membangun pembelajaran geometri yang bersifat humanis dan kontekstual, sekaligus mendorong pembentukan karakter positif dan kemampuan berpikir mendalam bagi siswa. Prof. Bistari menjelaskan bahwa penerapan deep learning dalam pendidikan matematika memungkinkan terciptanya pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan kontekstual. Ia juga menekankan bahwa teknologi berperan sebagai alat bantu strategis yang mengoptimalkan peran guru, sehingga guru dapat lebih
