Sintang,13 Juni 2025. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, melaksanakan sosialisasi visi dan misi program studi melalui kegiatan Guest Lecture yang mengangkat tema “Preserving Linguistic and Cultural Heritage: Insights from Iban Language Education in the Local Context of Indonesia”. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkenalkan sekaligus memperkuat pemahaman sivitas akademika terhadap arah pengembangan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) yang membahas isu pelestarian bahasa dan warisan budaya melalui pendidikan bahasa Iban. Tema tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan karakteristik Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, khususnya dalam pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra yang berlandaskan budaya lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memperkenalkan visi, yaitu “Mengembangkan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang bercirikhaskan kebudayaan dan kewirausahaan.” Visi tersebut menjadi landasan dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang responsif terhadap perkembangan zaman sekaligus tetap berpijak pada kekayaan budaya lokal.
Sosialisasi juga menegaskan tiga misi program studi. Pertama, melaksanakan pendidikan untuk menghasilkan sarjana pendidikan yang profesional dan dilandasi watak kreatif, humanis, serta mandiri yang siap menghadapi era informasi dan globalisasi. Kedua, melaksanakan penelitian dan pengabdian di bidang bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Ketiga, melaksanakan pendidikan yang memadai dengan cara yang kreatif dan inovatif serta relevan dengan kebudayaan dan kewirausahaan.
Kegiatan Guest Lecture tersebut menjadi momentum untuk menghubungkan visi dan misi program studi dengan perkembangan pendidikan bahasa di tingkat regional dan internasional. Pembahasan mengenai pendidikan bahasa Iban memberikan gambaran bahwa bahasa daerah dan kebudayaan lokal memiliki posisi penting dalam membangun identitas, memperkuat pembelajaran, serta menjaga keberlanjutan warisan budaya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Persada Khatulistiwa Sintang terus mendorong sivitas akademika untuk memahami bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial dan budaya masyarakat. Pemanfaatan kekayaan bahasa dan budaya lokal juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Sosialisasi visi dan misi melalui kegiatan akademik seperti Guest Lecture diharapkan dapat semakin memperkuat pemahaman dosen dan mahasiswa terhadap arah pengembangan program studi. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun wawasan akademik, memperluas jejaring kerja sama, serta memperkuat komitmen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam mengembangkan pendidikan bahasa dan sastra yang berakar pada kebudayaan lokal dan terbuka terhadap perkembangan global.
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Persada Khatulistiwa Sintang terus berkomitmen mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang memadukan kompetensi akademik dengan kekayaan bahasa, sastra, dan budaya lokal.




